Masa Pandemi, Xiaomi Berburu 5.000 Engineer Teknologi

Masa Pandemi, Xiaomi Berburu 5.000 Engineer Teknologi

Masa pandemi tak menyurutkan upaya Xiaomi untuk terus berinovasi. Bahkan sebaliknya, perusahaan teknologi asal Tiongkok tersebut mengungkapkan rencana perekrutan 5.000 engineer teknologi pada tahun 2021. Ini semata dilakukan untuk mendorong penelitian dan pengembangan berbagai inovasi.

Langkah tersebut dilakukan demi mewujudkan mimpi Xiaomi untuk menjadi tempat idaman bagi setiap engineer teknologi dekade ini. Lei Jun, Chairman dan CEO Xiaomi, mengatakan ia percaya bahwa unsur manusia adalah fondasi dari setiap inovasi.

“Mencari bakat terbaik selalu menjadi syarat utama dalam memperkuat kompetensi kami di bidang teknologi. Saat ini Xiaomi sudah memiliki 10.000 tenaga ahli pada tim engineer dan kami berencana untuk menambah 5.000 orang lagi pada tahun 2021,” kata Lei Jun dalam pembukaan konferensi teknologi tahunan Mi Developer Conference (MIDC 2020) di Beijin, 5 November kemarin.

Investasi ¥10 Miliar Xiaomi untuk Riset dan Pengembangan

xiaomi redmi noteDalam acara yang bertajuk “Technology for Life”, Xiaomi menunjukkan beberapa terobosan dalam berbagai bidang mulai kamera, display, pengisian daya, IoT, manufaktur pintar, dan lainnya. Di balik pencapaian itu semua, Xiaomi berinvestasi untuk penelitian dan pengembangan teknologi dan merekrut engineer teknologi yang berbakat.

Sebagai perusahaan muda, Xiaomi tergabung dalam 20 perusahaan terbaik dari China dalam hal investasi untuk penelitian dan pengembangan. Karena sudah mengalokasikan 10 miliar renminbi tahun ini.

Salah satu teknologi yang diungkapkan dalam MIDC 2020 adalah lensa memanjang dan memendek (retractable) yang terinspirasi dari cara kerja kamera konvensional. Teknologi yang dikembangkan secara mandiri ini memungkinkan untuk memasang lensa secara ringkas di badan smartphone dan bisa memanjang bila dibutuhkan. Teknologi ini akan mengubah fotografi menggunakan kamera smartphone terutama portrait photography dan foto malam hari, pada saat yang sama juga memiliki teknologi stabilisasi untuk gambar yang lebih tajam.

Baca:  Versi Baru Xiaomi Mi MIX Datang di Tahun 2021 Dengan Layar Lipat dan Didukung 200W Fast Charging

Pencapaian teknologi lainnya juga diungkapkan seperti Mi Smart Factory atau manufaktur pintar. Ada Xiaomi Share Development Network untuk kolaborasi dengan perangkat dari pihak ketiga, Xiaomi Vela integrated IoT. Ini adalah software platform untuk memperkuat fondasi IoT dari Xiaomi. Serta XiaoAi 5.0 yang memasuki fase baru dari asisten AI tradisional menjadi asisten gaya hidup cerdas.

Xiaomi memiliki portofolio paten teknologi dari berbagai bidang mulai dari smartphone, perangkat pintar, teknologi internet, manufaktur, dan desain produk. Hingga 31 Desember 2019, sudah ada 14.000 lebih paten yang diberikan serta 16.000 paten dalam proses pengajuan di berbagai negara. Di antara paten yang sudah diberikan, lebih dari 6.500 paten didaftarkan lintas negara dan wilayah yurisdiksi.