MWC Shanghai 2021, Huawei Pamerkan Inovasi Mendorong Inklusi Digital Pasca Pandemi

MWC Shanghai 2021, Huawei Pamerkan Inovasi Mendorong Inklusi Digital Pasca Pandemi

Jakarta, Selular.ID – Inovasi bukan hanya solusi untuk memecahkan tantangan yang dihadapi selama pandemi. Ini tentang solusi yang membuat hal-hal baru lebih baik di masa depan. Hal itu diungkapkan Ken Hu, Deputy Chairman Huawei, pada acara pembukaan Mobile World Congress Shanghai 2021.

Menurut Hu, situasi pelebaran kesenjangan digital yang disebabkan oleh ketimpangan akses terhadap teknologi digital dan keterampilan digital telah diperburuk oleh pandemi Covid-19. “Kita harus fokus pada inovasi untuk bisa menjembatani kesenjangan sosial ekonomi dan mampu mendorong inklusi digital,” kata Hu, dalam sambutannya online, (23/2/2021).

Covid-19 itu telah menciptakan banyak kebutuhan baru akan infrastruktur digital. Selama setahun terakhir, Huawei telah bekerja sama dengan operator telekomunikasi untuk memastikan stabilitas di lebih dari 300 jaringan di 170 negara.

“Setelah pandemi terkendali, kita perlu berpikir keras tentang bagaimana kita bisa berinovasi untuk meningkatkan kualitas hidup, membuat bisnis lebih pintar, dan menciptakan dunia yang lebih inklusif,” kata Hu.

Di Indonesia, Huawei menggunakan teknologi pengiriman digital terkini untuk mempercepat pemasangan lebih dari 50.000 BTS. Di Ningxia, Cina, router terintegrasi Huawei memungkinkan akses multi-cloud untuk perusahaan besar, membantu mereka bermigrasi ke cloud lebih cepat dengan biaya lebih rendah.

Berikut adalah inovasi yang dibawa Huawei untuk mendorong inklusi digital

Inovasi untuk kualitas hidup yang lebih baik

Hu menunjukkan aplikasi Cyberverse Huawei, sebuah aplikasi AR yang mendemonstrasikan bagaimana jaringan 5G, perangkat 5G, dan teknologi AR. Aplikasi baru ini memungkinkan integrasi presisi tinggi realitas virtual dan fisik, kapabilitas pemosisian tingkat sentimeter, daya komputasi besar-besaran, dan transmisi bandwidth tinggi melalui 5G. Huawei berharap Cyberverse dapat menciptakan banyak peluang pertumbuhan baru di berbagai sektor, termasuk pendidikan, hiburan, pariwisata, transportasi, dan navigasi.

Inovasi untuk bisnis yang lebih cerdas

Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi seperti 5G, cloud, dan AI telah mulai memainkan peran penting dalam manufaktur, mempercepat transisi ke operasi yang lebih cerdas dan lebih fleksibel. Hu menjelaskan bagaimana Pabrik Selatan Dongguan Huawei saat ini menggunakan jaringan 5G dengan aplikasi AI berbasis cloud di lini produksi smartphone 5G untuk mendorong peningkatan produktivitas yang sangat besar.

Huawei memprediksi, pada 2025, 97% dari semua perusahaan besar akan memanfaatkan AI. Perkiraan lainnya adalah pada tahun 2025, 55% dari seluruh PDB China akan didorong oleh ekonomi digital dan 60% pendapatan operator global akan datang dari pelanggan industri. Hu mencatat bahwa untuk mencapai proyeksi ini, semua industri harus fokus pada peningkatan kemampuan mereka, membangun ekosistem, dan menciptakan nilai dengan menggunakan teknologi digital.

Baca:  Duo Huawei Enjoy 20 Series Dijadwalkan Tiba Pada 3 September

Sebagai penyedia infrastruktur TIK, Huawei sangat fokus pada inovasi 5G untuk membantu mendorong transformasi digital di semua industri. Hu mencatat bahwa inovasi Huawei difokuskan pada tiga bidang: teknologi, produk, dan aplikasi.

• Teknologi: Solusi 5G Super Uplink terbaru dari Huawei memberikan kecepatan uplink, membantu perusahaan mengatasi kemacetan utama dalam industri Internet.
• Produk: Produk komputasi edge 5G terkonvergensi sepenuhnya dari Huawei telah mempercepat penerapan situs komputasi edge hingga faktor 10.
• Aplikasi: Lab X Nirkabel Huawei mengembangkan aplikasi 5G dengan mitra di berbagai domain, seperti manufaktur, perawatan kesehatan, keuangan, dan transportasi. Dengan para mitra ini, Huawei sedang menjajaki bagaimana 5G dapat membantu industri menjadi digital dengan lebih efektif.

Huawei juga bekerja sama dengan pelanggan dan mitra untuk mendorong inovasi dalam 5G. Hu melaporkan bahwa bekerja sama dengan mitra dan operator regional, Huawei telah menandatangani lebih dari 1.000 kontrak untuk aplikasi industri 5G di lebih dari 20 industri.

Inovasi untuk membangun dunia yang semakin inklusif

Hu mengingatkan bahwa setelah Covid-19 berhasil dikendalikan, dunia menghadapi risiko nyata dari pemulihan ekonomi berbentuk K. Dia memprediksi jurang yang semakin lebar antara organisasi dan orang-orang yang secara aktif memanfaatkan teknologi digital dan mereka yang tidak. Hu menekankan bahwa fokus inovasi perlu dialihkan untuk menghasilkan nilai sosial yang lebih besar sehingga pembangunan yang tidak seimbang dapat dihindari, dijembatani kesenjangan digital, dan dapat mendorong pertumbuhan yang inklusif.

Baca Juga: Huawei: Perkembangan Teknologi Digital Berkelanjutan Harus Jadi Fokus di 2021

Huawei telah melakukan upaya konkret untuk memenuhi komitmennya. Dengan bermitra dengan operator di Ghana untuk proyek infrastruktur jaringan pedesaan, Huawei berencana untuk menyebarkan lebih dari 2.000 BTS RuralStar di daerah terpencil di seluruh negeri. Ini akan membantu memperluas jangkauan seluler di Ghana dari 83% menjadi 95% dan membawa komunitas yang sebelumnya terputus online untuk pertama kalinya.

Yang juga telah dilakukan adalah layanan AI baru yang digunakan di Huawei Cloud digunakan untuk membantu perusahaan kecil di Malaysia menggandakan kapasitas produksinya tanpa menambah jumlah karyawan selama pandemi.

Pasca MWC Shanghai 2021, Huawei Menampilkan Inovasi untuk Mempromosikan Inklusi Digital Pasca Pandemi muncul pertama kali di Selular.ID.