Nokia Jadi Brand Smartphone Tepercaya Versi Counterpoint

Nokia 5.3
Nokia 5.3

SSelain memberikan informasi mengenai pangsa pasar merek smartphone dari setiap kuartal setiap tahunnya, lembaga riset Counterpoint Research juga menerbitkan laporan terkait "Trust Rankings". Laporan tersebut secara khusus membandingkan produsen perangkat elektronik berdasarkan empat pilar utama; pembaruan perangkat lunak, pembaruan keamanan, kualitas pembuatan dan rekomendasi untuk kelas perusahaan (organisasi).

Hingga saat ini, banyak smartphone telah menerima update software atau update software secara berkala. Mulai dari upgrade versi Android, hingga keamanan bulanan, tidak hanya lini Google Pixel saja. Salah satu yang dikenal paling rajin dalam dua hal tersebut adalah HMD Global, melalui smartphone Android Nokia miliknya yang selalu menghadirkan update & security.

Ada dua hal yang menjadi pembeda yang ditawarkan HMD sejak peluncuran Nokia 2, 5 & 6 pada 2017, termasuk smartphone-nya dalam program Google Android One. Artinya, kapan pun ada pembaruan perangkat lunak atau tambalan keamanan, ponsel cerdas Nokia dijamin akan mendapatkannya segera setelah perangkat milik Google.

Baca juga: Counterpoint: Huawei Geser Samsung, Kuasai Pangsa Pasar Smartphone Global di Q2 2020

Nokia Unggul dalam Pembaruan Perangkat Lunak

Counterpoint - OS Android versi Q3 & # 39; 19 - Q2 & # 39; 20
Smartphone baru Nokia tersebut sudah menggunakan Android 10, diikuti oleh OnePlus dan beberapa merek lain yang masih menggunakan Android 9 Pie.

Hal tersebut membuat Nokia mendominasi berbagai chart dalam laporan Counterpoint Research terbaru. Salah satunya adalah grafik di atas yang membandingkan setiap merek dengan smartphone mereka yang sudah menjalankan versi terbaru Android yang umum (dalam hal ini, Android 10). Termasuk dalam variabel adalah perangkat yang dirilis dalam kurun waktu 3 tahun.

Menghitung semua alias 100% dari 20 perangkat Nokia terbitan HMD, sudah mendapat update ke Android 10. OnePlus memang sama, namun jumlah perangkatnya jauh lebih sedikit, hanya 7. Sedangkan tiga di bawahnya adalah Samsung, Realme dan Xiaomi, dimana beberapa masih menggunakan seri Android 9 Pie bahkan Oreo.

Baca:  Harga dan Spesifikasi realme narzo 20 Pro
Counterpoint - Frekuensi Patch Keamanan Q3 & # 39; 19 - Q2 & # 39; 20
Tidak seperti Nokia, merek seperti Samsung dan OPPO umumnya memperkenalkan pembaruan keamanan setiap tiga bulan.

Sementara untuk update keamanan atau security patch, Nokia kembali mengungguli chart dengan skor 100%. Karena termasuk dalam program Android One, semua smartphone yang dirilis HMD mendapatkannya setiap bulan. Kemudian disusul oleh OnePlus, Lenovo, Realme dan Xiaomi. Dengan Samsung dan OPPO menjadi salah satu yang terendah, karena mereka memperbarui setiap 3 bulan.

Selain perangkat lunak, faktor penting yang dilakukan oleh Counterpoint Research adalah kualitas bangunan atau ketahanan fisik. Ada beberapa kriteria yang digunakan, seperti pengujian tekanan, penurunan (benturan), suhu, goresan dan ketahanan terhadap zat cair (liquid). Dari skor rata-rata 3 dari 5, smartphone Nokia mendapatkan skor 4 dari 5.

Faktor Keamanan & Pembaruan Menjadi Daya Tarik Saat Pandemi

Dalam laporan yang dirilis, VP & Research Director, Peter Richardson mengatakan bahwa pandemi Covid-19 membuat orang lebih terhubung dari sebelumnya. Meningkatnya serangan siber membuat pembaruan perangkat lunak dan keamanan pada ponsel pintar Android menjadi lebih penting. Terutama organisasi atau perusahaan yang menerapkan sistem kerja baru.

Otomatis, mereka lebih menyukai perangkat yang aman digunakan untuk pekerja atau karyawan. "Untuk tahun kedua berturut-turut, ponsel pintar Nokia menduduki peringkat teratas kami untuk menyediakan pembaruan perangkat lunak dan keamanan terlengkap, dan memiliki porsi tertinggi dari portofolio yang direkomendasikan untuk penggunaan perusahaan," jelas Peter.

Sementara, 98% merek lain masih menghadirkan smartphone dengan software dan update keamanan yang tidak konsisten. Namun sekali lagi, tidak semua orang bisa melihat perbedaan yang ditawarkan HMD sebagai daya tarik untuk membeli. Apalagi bagi yang merasa tidak banyak menyimpan data-data penting penting, dan lebih memilih smartphone dengan spesifikasi lebih tinggi.